Pondok Pesantren Al-Ittihad Cianjur Jawa Barat menjadi percontohan pesantren hijau. Pesantren yang diasuh oleh Wakil Rais Syuriyah PWNU Jabar KH Kamali Abdul Ghani ini, berupaya mewujudkan keserasian dan keseimbangan dalam kehidupan. Perubahan iklim yang terjadi secara global, harus disikapi oleh pondok pesantren. Untuk itu, bekerjasama dengan Kementrian Kehutanan, Pesantren Al-Ittihad menanam 1.000 pohon selama sebulan penuh sepanjang Oktober 2020. Demikian dijelaskan oleh Humas Yayasan Al-Ittihad Wandi Ruswannur kepada kepada NU Online Jabar (06/10).

“Kami menanam buah-buahan dan bunga-bungaan,” ujar Wandi. “Ada durian, mangga, jambu air, jambu kristal, nangka, rambutan, belimbing, manggis, sirsak, alpukat, petai, katapang, sakura Indonesia dan pucuk merah,” lanjutnya.

Penanaman ini diharapkan akan ikut mengubah pola hidup santri yang lebih ramah lingkungan. Pengurus santri bidang lingkungan hidup bertanggung jawab atas pemeliharaan tanaman ini, dengan melibatkan seluruh santri secara bergiliran.

Menurut Wandi, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan dan intelektualitas, tetapi juga sebagai tempat pembangunan karakter para santri. Melalui pesantren hijau, santri diharapkan memiliki karakter kuat untuk peduli terhadap lingkungan. Mereka juga diharapkan dapat bersikap kritis pada perusakan lingkungan di sekitarnya.

“Pohon dan bunga di tanam di seluruh area pesantren dan di sejumlah titik strategis,” papar Wandi. “Kami berharap, pesantren hijau ini bisa menjadi oase yang menyegarkan bagi para santri dan tamu yang datang,” pungkasnya.

Editor: Iip Yahya

Sumber : https://jabar.nu.or.id/detail/al-ittihad-cianjur-jadi-percontohan-pesantren-hijau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here